Mbah Uti

Mbah Uti, begitu saya memanggil ibu dari ibu saya. Asal-muasal kenapa dipanggil Mbah Uti saya tidak tahu. Saya hanya bisa menebak-nebak bahwa Mbah Uti adalah bentuk penyederhanaan dari Simbah Putri. Mungkin dulu ada cucu Simbah yang cadel nyebut Simbah Putri menjadi Mbah Uti, lalu diikuti oleh cucu-cucu yang lainnya. Setahu saya pula, panggilan Mbah Uti …

Derap Langkah Untuk Sepatu Baru

“Sampeyan itu memang T-O-B tenan kok, pak. Memang sudah digariskan oleh Tuhan menjadi bakul angkringan yang kampiun. Sini istirahat dulu daripada kecapekan trus mendahului menghadap Tuhan.” Kata Hamid kepada pak Ngadiyo. “Heh, mulutmu itu dijaga!” Jawab pak Ngadiyo sewot sambil mengatur nafasnya. Sore ini memang jadi sore yang sibuk buat pak Ngadiyo. Pegawai semata wayangnya …

Gagan dan Iwan: Pulang Sekolah

TEEETTTTT Bel pertanda pulang sekolah berbunyi, murid-murid SD Pinter berhamburan dari kelas. Ada yang langsung pulang, ada yang jajan. Eman-eman kan, sudah disangoni orang tua kok nggak dihabiskan. Di sudut sekolah nampak Gagan sedang berdiri memandang teman-temannya yang jajan, dia bingung, duitnya cuma cukup buat beli es atau beli bakso penthol. Sementara dia kepingin membeli dua-duanya. …

Menganalisa Donat dari Segi Keekonomian

Pasti sebagian besar sudah tahu dan bahkan pernah mencicipi donat kan? Walaupun sekarang bentuk, warna, dan rasanya mulai beraneka ragam —saya pernah liat donat berbentuk pohon natal di sebuah toko donat beberapa hari sebelum natal—, tapi bentuk awal donat yang bundar dan ada lubang di tengahnya itu, diyakini sebagai bentuk donat yang klasik atau standar. …