Menemukan Jodoh dari Mantrol Yang Dipakai

Beberapa minggu ini hampir tiada hari tanpa hujan di Jogja, mungkin karena sudah masuk musim hujan. Kalau lagi hujan itu hawanya penak banget buat kelon, ya to? Bagi yang sudah menemukan jodoh kelonnya pasti berbahagia kalau hujan. Tetapi bagaimana bagi teman-teman yang belum menemukan jodohnya?

Jodoh itu ada di mana saja, tergantung kamu bisa melihat dan mengambilnya. Berhubung kalau hujan gini pasti pada pakai Mantrol atau Jas Hujan, bisa nggak ya menemukan jodoh dilihat dari mantrol yang dipakai?

1. Mantrol Betmen

jas-hujan-ponco1

 

Disebut Mantrol Betmen karena klebet-klebet kalau kena angin, seperti Betmen. Kelebihan mantrol jenis ini adalah bisa dipakai lebih dari satu orang, sedang kelemahannya adalah tidak bisa melindungi secara menyeluruh.

Pemakai mantrol jenis ini memiliki kecenderungan tidak egois, suka berbagi, ingin melindungi walau tidak sepenuhnya, yang penting melindungi dan butuh seseorang untuk mendukungnya.

Tidak egois dan suka berbagi

Mantrol Betmen ini bisa mencakup 2 orang dewasa atau 2 orang dewasa dan 1 anak kecil dari hujan. Jadi pemakai mantrol ini pasti siap sedia untuk boncengan dan berbagi mantrol. Sip banget to.

Melindungi 

Pemakai mantrol ini rela melindungi nebenger, yang pasti bagian depan nebenger dijamin terlindung dari basahnya air hujan. Bagian kaki dan punggung kemungkinan basah. “Yang ada di depan sana siap aku hadapi untukmu dik” begitu kira-kira terjemahannya

Butuh Didukung

Kalau memakai mantrol jenis ini, proses kekep mengkekep antar yang di depan dan nebenger lebih mudah dilaksanakan. Artinya, pemakai mantrol jenis ini sebetulnya ingin dikekep dari belakang, ingin didukung.

2. Mantrol Single

hujan-hujan

 

Sebetulnya bingung mau beri nama apa, diberi nama mantrol single aja deh. Mantrol jenis ini memiliki kelebihan melindungi tubuh dari air hujan secara menyeluruh, sedang kelemahannya adalah kalau dipakai dalam tempo yang lama terkadang air tembus, juga hanya bisa dipakai satu orang (single).

Pemakai mantrol jenis ini memiliki kecenderungan memperhatikan keadaan dan keselamatan dirinya, perfeksionis, mengajarkan keamdirian kepada orang lain.

Memperhatikan keadaan, keselamatan dan perfeksionis

Mantrol jenis ini lebih memenuhi kaidah keselamatan keamanan berlalu-lintas tidak klebet-klebet dan kemungkinan terjadi kecelakaan kecil karena tidak memiliki klebet. beda dengan mantrol betmen tadi, klebetnya bisa masuk ke rantai atau disambar kendaraan lain. Keamanan anda pasti dijamin oleh pengguna mantrol ini.

Mengajarkan kemandirian kepada orang lain

Sesuai dengan namanya, mantrol single cuma bisa dipakai seorang saja, karena itu yang mau membonceng harus bawa mantol sendiri. Jadi pemboncengnya ini harus bisa mandiri atas perkara keterlindungannya dari keklebesan.

“Mantrolku kaya ngene, nek meh mbonceng yo ayo, nek kowe nggowo mantrol yo ra teles, tapi nek kowe ra nggowo mantrol yo klebes”

Jadi demikianlah, sedikit petunjuk untuk menemukan jodoh dari jenis mantrol atau jas hujan yang dipakai.

Semoga membantu.

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Originally posted 2014-12-23 12:09:49.

Comments 8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares