5 Langkah Mudah Mengatasi Daster Bau Apek

Apa yang dialami oleh Bu Susinta beberapa hari ini, yang kemudian berimbas kepada gagal metupindonya pak Gagan, semestinya bisa dihindari kalau kita mengerti langkah-langkah penting ini. Hal ini perlu diperhatikan mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan serius, alias hujannya semakin sering. Dan bagi yang sudah berumah tangga atau serumah dengan tetangga, hal ini bisa dijadikan alat untuk menjaga keharmonisan.

Tanpa perlu berpanjang-panjang, saya mulai saja tips dan langkah mudah mengatasi bau apek di daster dan pakaian lainnya ini. Silakan dicetak atau discreenshot lalu dipajang di samping mesin cuci, jika Anda memiliki mesin cuci.

1. Pergunakan Sabun.

Walupun nenek moyang kita dulu mandinya kosokan lendut, bukan berarti lantas kita memakai lendut untuk mencuci daster atau pakaian kita. Ingat, nguri-uri kabudayan itu ndak lantas berarti saklek. Teknologi masa kini bernama sabun sudah hadir, manfaatkanlah.

2. Jangan kelamaan merendam.

Sabun deterjen bubuk memiliki efek samping ketika proses perendaman terlalu lama. Pakaian atau daster bisa menjadi bau kecing. Kecing ya, bukan kencing. Dan bau kecing ini adalah satu step awal menuju bau apek. Ikuti petunjuk pemakaian, bila masih belum yakin, silakan konsultasikan ke dokter. Mbak dokter yang suka nyuci sendiri itu lho.

3. Manfaatkan bahan jenis handuk yang kering.

Tips ini hanya berlaku bagi kalian yang memiliki mesin cuci, atau memiliki akses terhadap mesin cuci tetangga. Carilah bahan yang gampang menyerap air, handuk terhitung bagus. Kalau merasa kurang mantap, tak ada salahnya juga memakai kanebo. Masukkan pakaian atau daster yang sudah dicuci dan masih basah ke mesin pengering, sertakan handuk kering atau kanebo ini. Putar mesin ke angka yang maksimal. Dengan demikian daster atau pakaian Anda akan atus. Tinggal diangin-angin tanpa perlu panas terik, pakaian Anda akan kering tanpa menghasilkan bau sampingan.

4. Buat alat pengering sederhana

Jika pakaian masih basah dan tidak ada cukup ruangan untuk membuat jemuran indoor, Anda bisa memanfaatkan kurungan ayam yang terbuat dari bambu. Jangan lupa kurungan ayamnya dibersihkan dulu. Taruh kurungan ayam di dalam ruangan (jangan di dalam kandang sapi). Persiapkan kabel agak panjang dan sebuah lampu anim. Lampu anim lebih bagus dibandingkan lampu TL atau neon, karena lampu TL atau neon tidak menghasilkan panas. Rangkailah kabel, colokan dan anim sehingga lampu menyala, gantungkan tepat di tengah kandang. Setelah siap, Anda tinggal menyampirkan daster dan pakaian Anda yang lain di kurungan itu.

5. Bilas daster yang apek

Kalau terlanjur dasternya apek, bilaslah daster tersebut dengan sabun mandi. Sabun mandi memiliki tekstur yang lebih lembut baik dari segi bau maupun dari segi busanya. Dengan menggunakan sabun mandi, maka pakaianpun jadi keset. Tipe sabun mandi yang melunturkan lemak, dipercaya bisa melunturkan juga bau apek.

Langkah bonus: jangan lupa disetrika, biar anget di badan.

Demikian langkah-langkah penting untuk mengatasi bau apek pada daster dan pakaian yang lain. Semoga tulisan ini sampai kepada bu Susinta sehingga ritual harian pak Gagan untuk metupindo tidak berujung turunjaba.

n.b: langkah ini juga berlaku untuk rok span.

Originally posted 2014-11-29 09:03:27.

Comments 10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares