Nasi Goreng Pedes atau Nasi Goreng Lombok ?

Hal ini menjadi berdebatan dikalangan pecinta nasi Goreng. Seperti yang kita tahu bahwa nasi goreng adalah core dari semua cira rasa. Tidak banyak orang yang bisa membuat nasi goreng enak. Walau ini mungkin masakan paling simple. Namun semua tidak semudah kata kata Mario Teguh.

Topik tentang nasi goreng sudah banyak dibahas di jagongan. Namun kali ini ane akan membahas tentang pedas dalam nasi goreng. Ada standari sasi dalam selera pedas. Khusunya di Jogja kamu akan menemukan 2 versi nasi goreng pedas.

Nasi Goreng Pedas Dengan Irisan Lombok

Ini yang paling umum kita temui di Jogja. Hampir 90% penjual nasi goreng di jogja khusunya yang sepaket dengan bakmi jawa mereka akan menyajikan nasi goreng pedas adalah nasi goreng yang dicampuri isiran cabe rawit. Jadi cabe dipotongi terus di masukkan ke dalam nasi saat pembuatan.

Jujur ane tidak begitu suka. Bahkan di tempat tertentu kalau kalian bilang nasi goreng pedas maka kamu akan tetap dikasih nasi goreng biasa dan suruh nyeplus lombok sendiri yang ada di meja dan memang sudah disediakan berdampingin dengan acar.

Buat ane sih kurang nendang pedesnya karena tidak akan merata. Ini hampir sama saat kita memasan Gudeg dimana kalau minta pedes biasanya dikasih lombok2 yang memang udah ikut di godog bareng kreceknya. Dan emang tidak umum bilang Gugeg pedes karena ya default nya seperti itu, tinggal bilang kasih lomboknya nanti akan dikasihkan lombok, Kecuali memang gudeg mercon kranggan yang memang default nya udah pedes.

Nasi Goreng Pedes dengan Campuran cabe giling.

Nah ini yang paling ane suka. Pembuatan Nasi Goreng pedas yang memang menggunakan gilingan cabe, entah itu mentah atau matang ke dalam olahan nasi sehingga menghasilkan Nasi Goreng Pedas yang sangat sangat merata tanpa meninggalkan jejak sebuah potongan cabe.

Menjadi dilema karena hal seperti ini sangat susah dicari apabila kamu mencari penjua nasi goreng jawa bisa dibilang, yang sepaket menjual bakmi jawa dll. Walau pun di beberapa tempat ada yang menyediakan nasi goreng jawa dengan cara pedas merata seperti ini. Ini juga hampir sama di dunia Gudeg. Dimana ada juga yang ketika meminta pedas kita diberi sambal dipinggir hidangan. taua memang defaultnya dia sudah menyediakan sambal matang di meja.

Hal seperti ini adalah hal sepele sih namun memiliki pengikut aliran sendiri sendiri. Sama halnya ane penganut Nasi goreng pedas bukan karena nyeplus atau irisan lombok serta penganur rendang tanpa kecap. 

 

Author: iQbal Khan

Full Time Blogger | Grey Hat SEO | Web Developer & Optimization

Comments 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

46 + = 48

Shares