TERIMAKASIH NJAGONGAN!

Beberapa kali berkesempatan untuk njangong di sini adalah sebuah kesempatan yang menyenangkan untuk saya yang sering kesepian ini *halah*, tulisan-tulisan yang dimunculkan pun ndak jarang diluar dugaan seperti kempol yang indah, balada cerita Pak Gagan dan Bu Susinta atau cerita tentang hal-hal yang ada disekitar kita. Kadang bikin senep, kadang pula bikin mikir bahwa ada hal-hal sering kali terlewat oleh kita.

Di njagongan kali ini sebenernya saya ingin sedikit curhat bagaimana perasaan saya selama ikut di njagongan. Selama nderek njagong saya menemukan hal-hal yang kasat mata, ndak…bukan setan maksudnya tapi tentang bagaimana menyusun sebuah keluarga lewat tulisan-tulisan di njagongan dan lewat komen-komen. Saya percaya ndak semua yang ngirim tulisan disini sudah pernah bertatap muka, lhawong saya saja juga belum berkesempatan untuk bertemu semua penulis disini. Ada kesempatan tahun lalu untuk bertemu teman-teman di njagongan salah duanya bertemu dengan Pak Dir Vindrasu dan Mas Jun yang brewoknya fenomenal itu, ketika itu tlisipan bertemu dengan Om Temukonco, Om Lantip, Mas Veta dan baru sadar setelah event selesai…memang belum

Kembali pada menyusun sebuah keluarga, njagongan yang saat ini dan semoga terus gayeng dan rukun-rukun ini sebenarnya tanpa disadari sudah membuat semua yang terlibat dinjagongan ini bisa saling kenal meski dibatasi jarak dan waktu. Ndak jarang saya ngrusuhi Mas Iqbal dan Mas Veta untuk nanya-nanya hal-hal yang kadang penting atau minta tolong untuk ini untuk itu sing ngene sing ngono, lebih sering ngrepotne lah hehe. Belum lagi kalau saya curhat-curhat tipis ke Mas Jun yang selalu bilang “Kudu optimis! Ben bahagia!” atau godain Om Temukonco untuk nraktir soto, pokoknya saya sendiri sudah merasa deket sekali dengan semua di njagongan baik yang sudah maupun belum pernah bertemu.

Membuat chemistry seperti itu ndak mudah lho, butuh waktu, butuh hati dan yang paling penting butuh paket data untuk ngakses njagongan. Tapi ya memang sepertinya Tuhan sudah menggariskan ada njagongan kemudian ada penulis, ada pembaca, ada komentar-komentar dan ada keluarga baru. Akan seneng sekali nanti kalau pas saya ke Jogja bisa bertemu teman-teman disini, bisa njagong sesungguhnya lalu njagongan akan tambah banyak anggota keluarganya lalu kita bisa bikin Partai Njagong Nasional (PNN) dengan ketua Mas Iqbal atau Mas Veta…*oke iki kadohan lek mbayangne*.

Tapi diluar itu semua tetap ada satu orang yang selalu mbikin saya semakin dekat dengan teman-teman njagongan, iya, Mas Hamid namanya. Mas Hamid yang awalnya memperkenalkan saya dengan teman-teman njagongan, mengenalkan sebuah keluarga virtual yang hangat yang baik dan yang saling memahami…sampa sekarang saya masih percaya bahwa Mas Hamid tidak pernah salah memperkenalkan saya dengan teman-teman njagongan. Doaku untukmu Mas…

Saya haturkan sebanyak-banyaknya terimakasih untuk waktu, obrolan-obrolan yang ciamik, tulisan-tulisan yang menyenangkan dan untuk keluarga baru. Juga sebanyak-banyaknya doa untuk semua yang membaca atau nderek nulis di njagongan semoga semua senang dan bahagia.

Bahagia seperti Mas Hamid di surga.

*ngelap iluh*

Author: Trivena Sukadi

Originally posted 2016-01-28 11:43:54.

Comments 7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares