Sebelum Berhenti Bekerja

Mengundurkan diri, resign atau berhenti dari suatu pekerjaan adalah suatu proses yang wajar dalam siklus rekrutmen, sepertinya semua yang pernah bekerja akan mengalami hal ini. Mungkin bosan menjadi karyawan, ada tawaran yang lebih bagus di tempat lainnya atau masalah keluarga bisa menjadi salah satu faktor penyebab pengunduran diri karyawan.

Kalau misalnya njenengan suatu saat nanti ndilalahnya mau mengundurkan diri dari pekerjaan, berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Surat Pengunduran Diri

Surat ini dibutuhkan sebagai bukti bahwa karyawan tersebut memang benar akan berhenti bekerja. Di surat pengunduran diri yang baik, biasanya disertakan alasan mengundurkan diri dan tanggal efektif berhenti kerja. Tidak perlu panjang-panjang suratnya, yang penting bisa dimengerti dan dipahami.

Kapan Efektif Berhenti Kerja?

Kebanyakan dari perusahaan, sesuai dengan Peraturan Perusahaan mensyaratkan ada jangka waktu satu bulan antara tanggal pengajuan dengan tanggal efektif berhenti bekerja. Kenapa kok ada peraturan seperti ini? Agar ada serah terima kewajiban dari karyawan yang akan berhenti kerja dengan karyawan yang menggantikan, apabila ada pekerjaan yang menjadi tinggalan agar diberitahukan. Selain itu, memberi kesempatan kepada perusahaan untuk mencari pengganti untuk karyawan yang akan berhenti.

Berhenti Kerja di Akhir Bulan

Salah satu alasannya adalah supaya bisa menerima gaji penuh, kalau mengundurkan diri setelah melewati batas input payroll, nanti harus mengembalikan gaji. Nggak enak kan.

Contohnya gini: misalkan batas input payroll itu tanggal 20 tiap bulannya, dan karyawan resign mendadak misal tanggal 22. Karena sudah terlanjur di-input gajinya, Seharusnya cuma mendapat hak gaji tanggal 1-22, kenyataannya mendapat gaji penuh. Ya gajinya harus dikembalikan sesuai dengan haknya.

Selesaikan Kewajiban

Sewaktu masih jadi karyawan, beberapa fasilitas mungkin telah diberikan. Seperti: Kartu Asuransi, Name Tag atau ID Card, mungkin ada juga inventaris motor, mobil atau malah rumah dinas. Nah fasilitas itu harus dikembalikan ke perusahaan pada waktu karyawan resign. Kemudian apabila karyawan memiliki pinjaman ke perusahaan atau koperasi karyawan, harus dilunasi dulu.

Ada perusahaan tertentu yang mewajibkan karyawannya untuk menitipkan ijazah aslinya. Ijazah baru akan dikembalikan setelah karyawan menyelesaikan kewajiban-kewajibannya.

Datang tampak muka, pulang tampak punggung

Seperti saat bertamu ke rumah orang, mulai dari ketok pintu, ucapkan salam, dipersilahkan masuk. Sampai saat mau pamitan pulang, semua ada tertibnya. Begitu juga dalam bekerja. Ada baiknya jika masuk kerjanya baik-baik, keluarnya juga baik-baik.

Jadi, kapan resign?

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Originally posted 2015-01-06 09:37:10.

Comments 13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares