Rahasia Supaya Lulus Psikotes

Waktu lagi sekrol-sekrol feeds di BBM tempo hari, tertarik ngelihat DP anaknya Pakdhe. Gambar jepretan nama-nama dan universitasnya, lalu di status ditulis: Wah Saingane Ngeri…

Saya tanyain lewat BBM yang akhirnya berujung janjian main ke rumah buat tanya-tanya.

Anak Pakdhe saya ini cowok, belum lama lulus dari salah satu PTS di Jogja, jurusan Teknik Sipil. Dia biasa dipanggil Yayan.

“Arep tes nang endi e Yan?” Tanya saya memulai pembicaraan

“Nang ECC mas” Jawab Yayan.

ECC sendiri adalah semacam apa ya namanya, penghubung antara pencari kerja (job seeker) dengan perusahaan. Milik FT UGM, kantornya ada di Jalan kali sahak, dekatnya Coto Makassar yang itu lo.

Kemudian saya bertanya lagi, “Emange perusahaane opo Yan?”

“Wika mas” jawab Yayan

“Wah BUMN kui, nek iso ketompo jos” Kata saya

Kemudian Yayan cerita kalau testnya itu ada dua hari, hari pertama psikotes, hari selanjutnya wawancara bagi yang lolos seleksi di hari pertama.

“La kowe sakdurunge wes pernah psikotes durung?” Tanya saya

“Aku taune ming tes IQ jaman sekolah mbiyen mas? makane aku ndene ki pengen takon kowe mas, psikotes ki koyo ngopo?” Jawab Yayan sambil mengisap ududnya.

Dengan panjang lebar saya menjelaskan “Jadi gini, psikotes atau tes ke suatu perusahaan itu dilakukan biar perusahaan bisa mencari calon karyawan yang diinginkan. Yang diinginkan itu maksudnya yang sesuai dengan kriteria dari perusahaan. Jadi setiap perusahaan itu mempunya kriteria sendiri-sendiri tentang calon karyawan yang akan diterima. Nah jenis-jenis tes di dalam psikotes nanti itu akan disesuaikan dengan kriteria-kriteria yang perusahaan cari”

“OOO Gitu” kata Yayan sambil manggut-manggut.

“Biasanya ada dua macam tes kalau kayak gitu, yang pertama itu memakai batasan waktu, yang kedua tanpa batasan waktu. Tes yang memakai batasan waktu itu, ya mulai ngerjainnya bareng-bareng, selesainya juga bareng-bareng. Terus kalau yang tanpa batasan waktu itu ngerjainnya bareng-bareng, selesainya tergantung kecepatan masing-masing peserta. Ada yang selesai cepet, ada yang lama. Nah biasanya tes yang tidak memakai batasan waktu itu adalah tes untuk mengukur kepribadian” Tambah saya lagi

“Kalau psikotes itu yang penting kamu harus memperhatikan instruksi dari yang ngetes Yan, kalau diberi waktu buat ke kamar kecil, ya kamu ke kamar kecil dulu. Aku dulu pernah lo kejadian”

“Kejadian gimana mas?” Potong Yayan

“Jadi waktu itu aku lagi ngetes, terus udah aku persilahkan kalau yang mau ke toilet. nah pas akhir-akhir tes itu kan toiletnya penuh antrian peserta tes, ada satu peserta yang rupanya dari tadi nahan pipis, terus aku nggak sengaja lihat bagian kakinya, ada cairan kuning menggenang gitu” Jawab Saya

“Terus, jangan lupa. Kalau kamu lagi ngerjain soal hitung-hitungan dan disuruh corat-coret untuk menghitung, itu ya corat-coret aja. Jangan terus nggak corat-coret biar dikira pinter. Pokoknya ikuti instruksi, dan kalau tidak jelas dengan instruksi yang diberikan, tanya saja, jangan malu”

Yayan manggut-manggut, tampaknya paham.

“Terus rahasia biar lulus psikotes apa mas? Tanya Yayan

Mendengar pertanyaan Yayan, saya jadi teringat almarhum Pak Firin dosen saya. Beliau cerita kalau pernah ditanyain rahasia biar lulus psikotes.

“Malam sebelum psikotes, tidur yang cukup, paginya sarapan yang cukup” Jawab Pak Firin waktu itu. Jawaban yang juga saya berikan ke Yayan.

”  Ooo jadi rahasianya itu aja mas?” Tanya Yayan agak nggak percaya

“Iya itu aja, ya kamu bisa sih beli di Toko Buku, di sana banyak buku-buku kisi-kisi, tutorial atau rahasia agar lulus psikotes. Tapi sebenarnya, rahasia agar lulus psikotes itu ya tidur yang cukup dan sarapan yang cukup, itu aja” Jawab Saya memperjelas

“Oke mas, nek ngono aku tak pulang terus tidur” Pamit Yayan

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Originally posted 2014-12-09 14:34:46.

Comments 10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares