Melinjo Part I

IMG_20160517_120317

Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pengalamann saya beberapa hari lalu ketika saya sangat menginginkan makan oseng-oseng melinjo. Bagi saya yang hidup di desa, ketika mau masak sayur terkadang tidaklah begitu susah. Selain karna simbok yang seorang penjual sayur keliling, tempat tinggal saya dengan tanah suburnya menyediakan berbagai bahan makanan yang siap olah seperti melinjo (termasuk dengan daun dan melinjo mudanya atau uceng), daun papaya lengkap dengan pepayanya, daun singkong lengkap dengan singkongnya, bahkan kelor yang rasanya nikmat kalau dibuat bobor pun ada.

Melinjo punya dua lapisan kulit. Kulit luar yang berwarna hijau ketika muda, lantas menguning lalu merah biasanya dijadikan bahan membuat sayur atau camilan. Kulit bagian dalamnya lebih keras dan tidak bisa diolah sebagai bahan makanan. Kulit yang keras ini biasanya dikeringkan lantas sebagai bahan bakar untuk menyangrai melinjo ketika membuat emping melinjo.

Jadi, hari itu saya matur sama simbok kalau saya pengen maem oseng-oseng kulit melinjo dengan tempe. Kemudian beliau ngendiko kalau di rumah simbah sedang panen melinjo. Lalu apa yang terjadi? Saya disuruh ke sana untuk membantu oncek melinjo. Apa itu oncek melinjo? Oncek melinjo adalah menguliti atau mengupas melinjo. Akhirnya? Ya saya ke sana dan membantu oncek melinjo, kemudian kulitnya saya bawa pulang lantas dimasak.

Menguliti melinjo itu ada seninya karna proses mengulitinya berbeda dengan proses menguliti atau mengupas wortel, terong, apalagi wedhus pas lebaran kurban. Dan percayalah, oncek melinjo itu termasuk salah satu life skill apabila njenengan tinggal di desa. Meskipun bahan masakan tersedia belimpah, kalau njenengan tidak obah untuk nembung, memetik, mengupas, dan mengolah, njenengan tetap tidak akan mamah. Proses oncek melinjo ini tricky dan tidak hanya bekal pisau yang dibutuhkan.

Njenengan disarankan untuk menyiapkan pisau dan plester atau tensoplast ketika akan oncek melinjo. Kenapa harus pakai plester? Itu untuk apa? Bukan untuk molester mulut saya yang crewet dengan swara yang cempreng to? Hajelas bukan to ya. Plester digunakan untuk melapisi jari tangan kiri (kalau njenengan tidak kidal) supaya aman dari getah melinjo. Siapkan plester dua buah dan rekatkan di ujung jempol dan telunjuk niscaya njenengan akan aman ketika oncek melinjo meskipun sampai berkilo-kilo banyaknya.

Prosesnya lantas bagaimana? Oncek melinjo dimulai dengan membuat semacam gari keratin dari pangkal melinjo sampai ujung melinjo. Ini tidak mudah karna harus dengan pola melingkar. Butuh beberapa kali percobaan sampai akhirnya hasilnya presisi dan terlihat bagus untuk dilihat. Setelah kulit melinjo diberi pola, kemudian cungkil bagian pangkal melinjo tadi dan ikuti pola keratin sembari mencungkil melinjo supaya keluar dari kulitnya. Njenengan harus berhati-hati ketika melakukan proses keratin maupun pencungkilan karena jika tidak berhati-hati, njenengan akan tergores pisau. Kan ndak enak banget to, sudah kena getah masih kena pisau 🙁

Saya pernah dinasehati oleh simbah ketika saya bertanya kenapa oncek melinjo sebegini rumitnya. Beliau menjelaskan bahwa oncek melinjo itu seperti halnya hidup. Ada seninya, ada proses yang harus dilalui kalau mau hasilnya bagus. Ada nasehat bahwa manusia itu harus mau menjalani semuanya dari nol, dari bawah, sama seperti proses mengerat dan mencungkil tadi. Beliau juga menambahkan bahwa pola keratin itu ada hubunganya dengan hubungan manusia dengann Gusti. Proses yang dari bawah ke atas tadi seakan menunjukan hubungan vertical antara manusia dengan Gustinya.

Jebulane oncek melinjo ki ora muk sekedar misahne melinjo seko kulite yo?

Woiya, harga produk dari melinjo ini di masa-masa sekarang ini mahal karena akan mendekati lebaran. Minggu lalu harga kulitnya yang untuk sayur mencapai sebelas ribu rupiah untuk satu kilonya sedangkan untuk emping melinjonya harganya bervariasi. Mulai dari empat puluh lima ribu rupiah sampai enam puluh ribu rupiah.

Sepertinya kalau punya banyak pohon melinjo akan menguntungkan di masa-masa yang akan datang. Selain banyak yang suka dengan empingnya, harganya mahal juga. Ning ya kudu gelem oncek melinjo loh ya J

Author: Alfonsa Juliana

Originally posted 2016-05-21 10:26:49.

Comments 3

  • jadi kelingan jajanan jaman sd kulit melinjo goreng sing setusan 🙂

  • Jadi kelingan oseng-oseng jaket alias kulit melinjo 😀

  • Собираюсь на этой неделе в командировку ехать в Челябинск.
    Подскажите кто нибудь об городе.
    Где можно отдохнуть? Куда сходить?
    Может расскажите где посмотреть подробную информацию?

    Заранее спасибо!)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares