Karyawan Tetap atau Tetap Karyawan?

Kenapa orang bekerja sudah jelas tujuannya, memberi nafkah kepada keluarga atau memberi nafkah ke diri sendiri jika kamu belum berkeluarga. Kalau sudah bisa memberi nafkah, tujuannya akan bertambah menjadi karyawan tetap dan mencari jenjang karir. Beberapa kali waktu wawancara kerja, ketika ditanyakan alasan keluar dari perusahaan sebelumnya, menjawab:

“Karir saya mentok nggak naik-naik, kata teman saya yang bekerja di sini, perusahaan ini untuk jenjang karirnya bagus, tidak memandang senioritas”

“Saya di sana cuma kontrak Pak, saya pengen jadi karyawan tetap”

Di Jagongan kali ini, saya pingin cerita tentang karyawan tetap. Ada pelamar yang pengin langsung diterima menjadi karyawan tetap, sedang menurut UU No 13 Tahun 2003 mengenai ketenagakerjaan, untuk masuk menjadi Karyawan Tetap harus lulus masa probation selama 3 bulan baru bisa menjadi karyawan tetap. Kalau lulus ya.

Ada beberapa jalur untuk menjadi karyawan tetap,

  1. Menjadi karyawan kontrak dulu atau biasa disebut Karyawan Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Di sini tergantung perusahaannya mau mengangkat menjadi karyawan tetap itu kapan, ada yang satu tahun kontrak sudah diangkat, ada yang dua tahun kontrak baru diangkat menjadi karyawan tetap. Ada juga yang bertahun-tahun masih kontrak.
  2. Kalau anda dinilai bagus tapi perusahaan masih ragu-ragu. Biasanya akan ada masa probation 3 bulan, lalu kalau kinerja anda bagus akan diangkat menjadi karyawan tetap. Seperti y ang sudah saya jelaskan di atas.

Beberapa hal yang menjadikan status Karyawan Tetap ini menjadi primadona:

  1. Perasaan Aman

Jika sudah menjadi karyawan tetap, maka karyawan akan merasa aman. Setidaknya dia tidak harus was-was di akhir periode kontrak, was-was akan diperpanjang atau tidak kontraknya. Wong sudah tetap. Dampak Positifnya, bila merasa aman dan nyaman, karyawan akan cenderung mengeluarkan kinerja terbaiknya. Sedang untuk dampak negatifnya, karena terlalu nyaman, muncullah zona nyaman. Akibatnya motivasi bisa menurun.

  1. Benefit lebih banyak daripada KKWT

Ada beberapa tunjangan yang hanya diberikan kepada karyawan tetap, ada juga perusahaan yang rumus penghitungan bonus tahunan berbeda antara karyawan tetap dan KKWT.

Baik karyawan tetap maupun KKWT ada sisi positif dan negatif. Jadi di posisi manapun anda, nikmatilah dan bekerja sebaik-baiknya.

Bagi yang sudah berstatus karyawan tetap, jangan terlena dengan zona nyamannya. Bagi yang masih karyawan kontrak, ingatlah bahwa Messi, Ronaldo itu masih karyawan kontrak.

Jadi gimana? Karyawan Tetap atau Tetap Karyawan?

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Originally posted 2014-12-16 19:00:54.

Comments 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares