Kamu Cah Otak Kanan apa Otak Kiri ?

Kemarin di beberapa grup wasap yang saya ikuti lagi heboh tentang tebak-tebakan warna baju:

photo_2015-02-28_10-25-01

Blue & Black atau White & Gold? jadi ramai gitu eyel-eyelan dengan pilihannya sendiri. Ada teman yang menyertakan link ke wolipop detik. Bisa dibuka linknya disini. Saya kutip langsung:

Jika Anda lebih sering menggunakan otak kiri, maka warna gaun yang Anda lihat adalah putih dan emas. Hal ini karena otak kiri Anda terbiasa memproses warna-warna terang seperti putih dan emas.

Sedangkan bagi Anda yang menggunakan otak kanan untuk berpikir, maka tak heran warna yang muncul pada gaun adalah hitam dan biru.Karena belahan otak kanan memproses warna-warna gelap seperti biru dan hitam. Orang yang didominasi oleh otak kanan mempunyai banyak neuron dari saraf optik yang terhubung ke bagian otak kanan sehingga orang seperti ini memiliki kecenderungan lebih kreatif dan imajinatif.

“Berbanding terbalik dengan otak kiri, orang dengan kemampuan otak kanan yang lebih dominan mempunyai kegemaran terhadap dunia seni dan lebih mudah mengingat nada lagu ketimbang liriknya,” ujarnya lagi.

Artikel di wolipop di atas mengutip pendapat dari Jay Neitz, Ilmuwan dari UW (Universitas Washington).

Mari kita melihat lagi mengenai Teori Otak Kanan dan Otak Kiri, Teori ini dikemukakan oleh  Roger W Sperry yang kemudian mendapatkan Nobel di tahun 1981. Pada intinya, teori tersebut membagi orang berdasarkan sisi otak yang lebih dominan. Apakah Otak Kanan, atau Otak Kiri. Disebutkan kalau yang dominan Otak Kiri, maka orang tersebut akan: lebih berpikir logis, analitis dan obyektif. Sedangkan mereka yang dominan di Otak Kanan : lebih intuitif, kreatif dan subyektif.

Ada Yang Baru

Penelitian terbaru menyatakan bahwa Otak tidak bekerja secara terpisah, jadi tidak ada dikotomi Otak Kanan dan Otak Kiri, salah satu penelitiannya anda bisa baca di sini

No matter how lateralized the brain can get, though, the two sides still work together, Carl Zimmer

Dr. Jeff Anderson dari Universitas Utah dalam penelitiannya  menyebutkan bahwa:

It’s absolutely true that some brain functions occur in one or the other side of the brain. Language tends to be on the left, attention more on the right. But people don’t tend to have a stronger left- or right-sided brain network. It seems to be determined more connection by connection

Jadi sudah cukup jelas bahwa dikotomi Otak Kanan dan Otak Kiri sudah ketinggalan jaman. Jangan lagi menggunakan alasan “Maaf mz, kamu Otak Kanan sedangkan aku juga Otak Kanan, aku cari jodoh Otak Kiri biar melengkapi” untuk menolak pinangan.

 

 

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Originally posted 2015-02-24 19:49:45.

Comments 13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares