Selamat Hari Ibu, Ma

Hujan gini jadi ingat waktu kecil, waktu hujan-hujan itu masih menyenangkan dan tidak takut akan sakit. Setelah puas hujan-hujan dan main air dan segala macamnya.

“Ayo mandi dulu, jangan lupa keramas ndak pusing”

Handukan, pakai baju yang hangat lalu menyeruput susu coklat anget.

“Susunya diminum, dihabisin, mumpung masih anget”

Jadi ingat pula, waktu masih SD, waktu liburnya masih hari Jumat. Setelah jumatan sambil menonton My Secret Identity di RCTI, sambil makan siang sop dan ayam goreng kadang tempe goreng tergantung tanggal berapa dengan sambal tomat buatan sendiri. Meskipun katanya nggak bisa masak, tapi tetap terasa enak.

Waktu SD pula, kelas 2. Pertama kali diajarkan naik angkutan umum dari Sekolah sampai rumah. Sekali diberitahu cara nyetop bis, cara bilang ke kenek kalau mau turun, hari berikutnya langsung dilepas, pulang sendiri.

Pernah diajak bolos sekolah yang lupa karena apa, terus diajak kuliah, ketemu teman-teman kuliah

“Iki anakmu to Ma? Wes gedi yo?”
Terus dititipin sama mbak siapa gitu, karena di ruang kuliah nggak boleh ngajak anak. Lalu pulangnya mampir mbakso di dekat Fakultas Kedokteran Gigi.

“Veta kok nggak jumatan kenopo?”

Lalu cerita, kalau takut ketemu sama Pak Dalimin, karena waktu malam takbiran nggak sengaja mau mbakar sawahnya dengan oncor. Takut dimarahi. Lalu beberapa hari kemudian:

“Mama wes ketemu Pak Dalimin, wes ora popo, rasah wedi”

Begadang malam nonton MU menang dramatis atas Bayern, paginya deg-degan karena pengumuman lulusan, bisa nggak jadi anak yang membanggakan.

“Sini, simpuh depan Mama” Yang terucap saat pulang pertemuan pembagian nilai

“Yung, kok kamu ngecewain mama sih, katanya nilainya bagus, ini kok jelek”

sedih

“Sini bangun” lalu dipeluk “Selamat ya masuk 10 besar”

“Sing njalani ki Veta, nek dirasa abot ya resign wae, tapi eling anak istri. Dijalani dulu aja, semua ada hikmahnya”

Akhirnya tidak jadi resign.

Jadi, Selamat Hari Ibu, Ma.

baca wasap

Jangan lupa Sholat

bales

Oke Ma

hehe

 

 

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Comments 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares