Rumah Makan Padang di Gejayan

“Wah aku rung tau ngrasakke panganan-panganan asing koyo kae sebelumnya sih, jadi ra iso ngomong enak – ra enak e.”

Itu tadi komentar seorang kawan saat melihat dan membaca tulisan-tulisan kuliner yang beberapa tahun terakhir ini makin banyak ditemukan di Internet.

Sehingga jika ada yang cerita-cerita tentang makanan aneh-aneh yang sedang naik daun, kawan saya itu biasanya trima jadi pendengar yang baik saja.

Potato Chips dengan Avocado Sauce
Potato Chips dengan Avocado Sauce hidangan saat bersamanya ngobrol di sebuah cafe

Namun itu bukan berarti wawasan kuliner kawan saya ini sempit. Eh jangan salaaah…

Lidahnya sepanjang pengetahuan saya cukup cerdas untuk mendeteksi secangkir kopi tertentu kurang gimana atau segelas teh kelebihan apa. Ha ini buktinya

Tapi dengan kemampuannya ini, kawan saya itu terus tidak semena-mena dengan ngemingke mereka yang memiliki indera pengecep tak secerdas milik dia. Apalagi sampai menganggap dan mengecap mereka “nggak tau apa-apa” tentang selera.

Meskipun mengaku tak banyak tahu seputar kuliner barat, tapi jika berhubungan dengan Restoran Padang, jangan main-main dengannya.

Kawan saya ini bisa dengan mudahnya menyebutkan rumah makan Padang mana yang dendeng batokok-nya terenak di Yogyakarta, dan rumah makan terdahsyat bin enak dan zonder mahal di Jakarta.

Dia pernah titip dibelikan makanan Padang di sebuah warung andalan saya di seputaran Gejayan. Warung ini jadi andalan karena harganya yang lebih masuk akal ketimbang rumah makan Padang lainnya yang kadang antara nama dan harga tidak semakna.

Sayang waktu itu dendeng batokoknya sudah habis, jadi beli yang standar-standar saja. Saat itu kawan saya ini tidak banyak komentar tentang makanan dari rumah makan Padang tersebut.

Pikir saya, mungkin hidangan di warung Padang andalan saya itu baginya masih termasuk yang biasa-biasa saja. Belum bisa dikatakan “wah” atau “dahsyat” dalam penilaiannya.

Beberapa bulan kemudian, sekitar jam makan siang, kawan saya itu menelpon saya untuk menanyakan di mana letak warung Padang andalan saya itu. Katanya mumpung sedang ada di kawasan Gejayan, jadi pengen sekalian mampir.

Walau saya bukan bakul rumah makan Padang yang ditanyakan kawan saya itu, saya ikut bangga karena ini bisa bermakna  warung makan Padang andalan saya bisa jadi cocok dan sesuai dengan selera kawan saya ini. Sip berarti ini…

Tapi ya gitu itu, warung makan Gejayan tersebut adalah info kuliner yang terakhir saya berikan padanya. Sekaligus terakhir kali dia menelpon saya.

Semoga hidangan di warung Padang itu benar-benar tidak mengecewakannya ya…

Author: temukonco

traveling | movie | photography | food-lover | good-listener | secret-keeper | storyteller | TemuKonco

Comments 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares