Gagan dan Puji: Asal Usul Nama Soda Gembira

photo_2015-03-31_17-40-49

 

Akhir bulan adalah saat-saat tersibuk di dunia pembiayaan dan perbankan, menagih debitur-debitur yang ngeyel tidak mau membayar agar NPL dan PAR tetap terjaga, sehingga bisa tetap Open Lending di bulan berikutnya. Kesibukan itu juga dirasakan Gagan dan Puji, meskipun mereka adalah marketing, tapi mau tidak mau, kalau akhir bulan ya membantu penagihan.

Sejak jam 9 pagi tadi, Gagan dan Puji sudah mendatangi lima debitur-debitur yang sudah jatuh tempo. Ada yang mau bayar meski pokoknya saja, ada yang bayar semua angsurannya, ada yang pura-pura sembunyi diketok-ketok pintunya tidak dibukain. Ya begitulah, siapa yang utang siapa pula yang ribet kesusahan.

“Ji, udah mau jam tiga nih. Kita mampir ke warung burjo yuk. Santai sejenak” Ajak Gagan ke Puji sambil mengarahkan motornya ke Warung Burjo terdekat. Puji pun hanya menganggukkan kepala, manut wong dia juga capek, lelah.

“Ak, pesen indomie goreng telur satu, terus diatasnya dikasih irisan cabe ya Ak” Pesen Gagan, “Kamu apa Ji?”

“Aku sama wae mas” Kata Puji

“Yowes, dua ya Ak, indomienya”

Gagan lalu mengeluarkan rokok dari saku jaketnya, ditaruh ke meja “Ayo Ji, sebats dulu”

“Wah, aku lagi nggak ngerokok mas” Jawab Puji

“Loh kenapa? biasanya ududmu banter?” Gagan keheranan, dalam sehari biasanya Puji bisa habis dua bungkus rokok, kok sekarang dia menolak ditawari rokok.

“Ceritanya panjang mas” Jawab Puji, “Aku capek mas” Tambahnya lagi”

Gagan lalu menyalakan rokoknya, menghisap rokoknya dalam-dalam, lalu pelan-pelan dihembuskan

“Omong kosong” Kata Gagan

“Hehe, pesen minum ya mas”Puji mengalihkan pembicaraan. Dia lalu memesan Soda Gembira.

“Mas Gagan Soda Gembira juga?” Tanya Puji. Gagan hanya mengangguk, dia sedang menikmati rokoknya.

Aak Burjo lalu datang membawa dua botol soda, dua gelas yang berisi es dan susu kental manis.

“Waini Mas, nyess banget rasanya siang panas kayak gini, minumnya soda gembira”Kata Puji

“Ji, kamu tahu gak kenapa minuman ini dinamakan Soda Gembira?”Tanya Gagan

“Karena kalau diminum nanti bisa bikin gembira yang minum mas”Jawab Puji

“Wah bukan itu Ji”

“Lalu apa mas, jangan-jangan nanti jawabnya kayak teori pipi item dulu itu?”

“Hahaha, masih inget aja kamu sama teori itu” Gagan tertawa keras-keras.

“Jadi asal usul kenapa dinamakan Soda Gembira itu kayak gini Ji” Gagan mulai bercerita, Puji khusyuk mendengarkan.

“Kamu tahu susu kan Ji” Gagan memulai ceritanya, “Bayi mulai lahir cenger, itu diberi minum apa? Susu kan” Puji mengangguk-angguk

“Nah, kalau bayi nangis, terus diberi susu, baik ASI atau susu formula, pasti langsung berhenti kan nangisnya” Jelas Gagan

“Iya sih mas”

“Itu artinya, bayi itu seneng Ji, dia gembira minum susu itu, makanya dia terus berhenti nangisnya” Terang Gagan

“Terus hubungannya sama asal usul Soda Gembira apa mas? Tanya Puji

“Ji, Bayi saja gembira dikasih Susu, Apalagi Soda. Nah itulah asal usul Soda Gembira” Jawab Gagan

“Sak karepmu mas” Kata Puji mendengarkan penjelasan Gagan yang garing.

Puji lalu terdiam, kemudian dia memulai pembicaraan,”Aku punya teori lain tentang asal usul soda gembira mas”

“Apa Ji?” Tanya Gagan.

“Kamu tahu to mas kalau kita minum sprite, fanta, coca-cola, pepsi itu nggak dicampur susu saja sudah enak”

“Iya Ji, terus gimana?”

“Nah, kalau soda putih itu kan diminum sendiri nggak enak. Dia harus dipasangkan dengan susu, kalau nggak ada pasangannya dia nggak laku Mas, makanya dia Gembira karena punya pasangan Susu mas. Nah itulah asal usul Soda Gembira mas” Jelas Puji

Mereka bertiga pun lalu tertawa terbahak-bahak. Loh kok bertiga? Iya, ketambahan Aak Burjo

 

 

 

Author: Veta Mandra

Karyawan Kerja Waktu Tertentu bagian HRD, tinggal di Bantul bagian timur. Istrinya satu anaknya tiga. Tiga sudah cukup, karena yang ditanggung asuransi perusahaan cuma segitu.

Comments 17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares