Tips Makan Murah Di Burjo dan Kaki Lima

Kali ini saya akan kembali dengan hasil riset yang sudah saya praktekan lebih dari belasan tahun selama hidup di Jogja. Dan tips makan murah ini bisa di terapkan mungkin di luar daerah Jogja karena faktor nya sama yang membedakan mungkin faktor orang dan harga di tiap daerah itu

nasi goreng telur

Pertama gimana caranya kita makan bisa dengan porsi banyak tapi dengan harga yang tetap?

Begini kolerasinya, kita akan bertemu dengan burjo lagi dalam tulisan ini. Langsung two dhe point. Jadi dibutuhkan uang 5000 untuk sebuah indomie goreng telur dan 6000 untuk Nasi telur. Namun dengan sedikit cerdik kita bisa mendapatkan keduanya bahkan dengan harga yang sama, Mau tahu caranya?

Jadi cukup anda memesan Indomie goreng dengan telur yang dicepok kemudian ketika oesenan sudah datang pesanlah nasi. Maka anda akan mendapatkan Indomie goreng + Telur ceplok + nasi dengan harga yang cuma 6000 ( 5000 + 1000 ). Lumayan murah bukan ? dari pada juga kita pesan magelangan burjo yang biasanya dibandrol 7000. ini malah cuma 6000, bisa nambah gorengan 2 dengan harga 1000 kita sudah dapat Indomie goreng + Telur ceplok + nasi + 2 gorengan / 2 krupuk dengan harga 7000 sama dengan magelangan burjo yang sama sama dengan koposisi Nasi Goreng + Indomie goreng. Atau Indomie goreng + Telur ceplok + nasi + Marimas.  Ini malah kita ngirit karena udah dapet minum sekalian.

Namun cuma kekurangannya kita tidak dapet oseng oseng yang biasanya ada di Nasi telur, namun bisa kita akali dengan minta kuah sarden yang biasanya gratis. untung untung kalau dikuah itu kita katutan daging ikan sarden satu suwir. Kita malah bisa lebih untung lagi.

yang kedua adalah ketika kita jajan di warung2 kaki lima semacam bakmi jawa dll. Biasakan dengan kalimat pak/ mas/ bu nasi ne tambahi ya. bakmi nya tambahi ya dll. Karena dengan kalimat seperti itu kita akan mendapatkan porsi 1 1/2 dengan harga yang paling mentok nambah gak lebih dari 2000 dari harga seporsinya paling sedikit paling suruh nambah 1000.

Akan berbeda makna ketika kita bilang, Mas/ Pak / Bu beli nasi goreng 1 1/2 porsi ya. kalimat itu akan membuat kita harus mambayar 1 1/2 dari harga seporsinya. Kalau nasi goreng dibandrol 8000 berarti kita harus bayar 12000 . Padhal dengan bilang seperti diatas kita bisa bayar cuma 9000. Tambah esteh jadi nambah 11.000. Kita sudah dapet porsi 1 1/2 + es teh dengan harga yang cuma 11.000.

Tips ini sudah saya praktekan lebih dari belasan tahun mengingat tinggal di Jogja kota kelahiran  sendiri cuma sama adik ane dan di tinggal bolak balik orang tua yang merantau jadi ane harus sedikit menghemat biaya dan menikmati uang yang ada.

Ini bukan ngapusi atau ngakali  penjualnya atau apa, karena Kebeh ki mung kari tembunge. Ya semua itu tinggal bagaimana penyampaian kita.

Author: iQbal Khan

Full Time Blogger | Grey Hat SEO | Web Developer & Optimization

Comments 11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 3 =

Shares